Hari ini merupakan hari yang sangat menantang buat diri saya pribadi,tak tahu juga buat teman teman yang lainnya apakah hari ini merupakan hari yang menantang buat mereka,itu hanya mereka yang tahu.hehehehe.Kenapa saya mengatakan bahwa hari ini merupakan hari yang menantang buat diri saya pribadi,karena hari ini saya akan menyanyikan sebuah lagu didepan para audiens ( agak eksis sedikit ),yang notabenenya tidak hobby saya,tetapi saya harus melakukan hal tersebut.
Pagi nan indah dan sejuk masih bisa kurasakan dengan senang hati,tak lupa secangkir teh hangat tergenggam kuat digumpalan tangan kananku,untuk mengusir dingin dipagi hari ini,meskipun hal tersebut sangat indah,namun belum mampu mengusir rasa kekhwatiran saya tentang hari ini,yakni membawakan sebuah lagu.
Waktu yang ditunggu pun kini hadir tepat dipandangan kami semua,khususnya buat kaum Adam yang hendak performance.Jantung berdetak tak karuan,wajah yang tadi pagi segar kini berubah jadi lesu tanpa semangat sedikitpun.Penampilan pertama dibuka dengan sangat lihai oleh penampilan "Sang Maestro" Haidar Habib,yang membawakan lagu Element "Rahasia Hati".Melihat aksi panggung yang ditunjukkan oleh Haidar Habib,membuat saya sedikit tenang dan terasa fresh.Ketawa dan suara suara yang tidak jelas begitu keras mampir ditelinga ku,dan tepukan tangan yang sangat meriah dari audiens buat teman saya yakni Haidar Habib.
Setelah melihat penampilan yang sangat brilian yang ditunjukkan oleh Haidar Habib,ternyata belum juga memperbaiki detak jantung saya yang dari tadi berdetak tak karuan.Seorang teman saya yang mengatakan pada saya "gila gilaan kita hari ini" mendengar perkataan seperti ini membuat saya sedikit geli dan menurut saya perkataan itu hanya lah motivasi ala kadarnya.hahahahaha
"Cobalah tuk mengulangnya terus menerus,tanpa ada rasa malu sedikitpun yang terbayang dalam dirimu" kata kata ini hadir disaat rasa takut,cemas,grogi,malu,dll yang kian meningkat,sehingga membuat saya meniatkan saya tidak akan bernyanyi tuk hari ini."Jangan pernah takut tuk mencobanya,bila anda mundur maka anda tidak lain dan tidak bukan anda seorang "PENGECUT",ya tidak lain dan tidak bukan anda adalah seorang "PENGECUT" .Kata kata ini saya jadikan motivasi dalam diri saya sampai saat ini,karena yang mengatakan ini adalah Idola sendiri yakni Bambang Pamungkas,jadi bila saya mundur dalam pertempuran hari ini maka saya adalah kategori orang yang "PENGECUT" dan dianggap "PENGECUT" selamanya,ya "PENGECUT" untuk selamanya.
Kini rasa takut,cemas,grogi,malu,dll harus saya tanam dalam dalam,karena saya tidak ingin dikatakan sebagi orang yang "PENGECUT".Mungkin karena ini kerjasama tim,saya harus tampil Pede,meskipun sedikit ragu dengan tindakan yang saya perbuat.Dan satu lagi saya tidak mau mengecewakan teman teman yang sudah kerja keras untuk latihan yang digelar hari Sabtu kemarin.
Namun keadaan berubah berbalik 180 derajat,dimana saat itu bel berbunyi yang bertanda seluruh siswa harus menikmati santapan bontot mereka ( bagi yang membawanya ) dan berjajan dikantin.Semua siswa yang berada diatas atau lebih tepatnya dikelas XI-IA tidak mau ketinggalan untuk menikmati waktu istirahat,begitu juga dengan gurunya yang juga mau menikmati suasana istirahat tersebut.15 menit pun kini berlalu dengan sendirinya,kini seluruh siswa yang berada dilapangan ataupun dikantin,harus memasuki ruangan kelas,begitu juga dengan siswa kelas XI-IA yang sudah menantikan penampilan cowok cowok keren,hahahaha.
Seperti yang saya katakan diatas keadaan berubah menjadi 180 derajat,dimana Sang Guru tidak hadir kedalam kedalam kelas,dan hanya menyampaikan pesan singkat melalui salah seorang teman saya
yang berisi "minggu depan saja kalian tampil,dimulai dari awal".Setelah pesan itu mendarat ditelinga saya dan teman teman membuat sedikit sakit hati terhadap perilaku sang guru kepada siswanya.Permasalahan tidak berhenti disitu saja,sebagian diantara kami sempat sedikit menjatuhkan harga diri seorang guru,namun ada yang terlihat enjoy salah satunya saya,hehehehe.
Aksi membawakan sebuah lagu pun tidak berhenti disitu saja,salah satu guru yang menurut saya pribadi adalah gokil,mau berbagi,dan mengenal betul kriteria muridnya,ini pendapat saya tentang guru ini bila salah anda bisa mengkoreksi pendapat saya,namanya jugakan pendapat pasti ada yang benar dan juga yang salah.Ntah apa kaitannya menyanyi dengan pejalaran Bahasa Indonesia,sehingga salah satu teman saya Jundi berani membawakan sederet lagu yang amat populer dikalangan kami,dan tak lupa dengan aksi panggung yang dia suguhkan hanya pada kami.Memang pada saat Jundi membawakan lagu kedepan saya tidak begitu ketawa sama seperti teman teman saya yang ketawanya berlebihan menurut saya pribadi.
Disaat menyaksikan aksi panggung dari seorang Jundi saya melihat rasa percaya diri yang ada pada Jundi sangat luar biasa,dimana dia mampu menelanjangi dirinya,tanpa ada rasa malu dan grogi sedikit pun yang terlihat dari wajahnya.Dia juga mampu mengajak teman teman yang lain ikut menelanjangi diri mereka dengan cara bernyanyi,menari,dan berteriak.Setelah disajikan suguhan yang sungguh luar biasa,kini waktunya belajar Bahasa Indonesia,namun keadaan juga berubah 180 derajat dimana guru itu mengajak kami untuk memutar kalimat menjadi kata kata yang terdapat dalam KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia ) sebanyak banyaknya.dengan hukuman siapa yang kalah akan membawakan lagu kedepan dengan cara berkelompok.
Korban yang pertama itu jatuh pada kelompok "Culun" dimana personelnya ada Khoirul,Habib,Dini,Rully,Maulana,dan Sarah.harus membawakan satu lagu kedepan dan diiringi joget khas mereka masing masing.Tak beda dengan penampilan Jundi,kelompok ini juga berani menelanjangi diri mereka termasuk saya sendiri yang ikut bernyanyi saat itu.Pertarungan kini pun dimulai,korban kedua kini memilih kelompok "Imam" atau kelompok saya sendiri hanya berhasil mengumpulkan 2 kata dalam game tersebut,dan kami harus menerima hukuman yang sudah ditentukan bersama sama yakni bernyanyi dan diiringi jogetnya.Memang sedikit aneh disaat itu,kenapa,karena saya berani membawakan satu lagu didepan para peserta game,denga cara saya sendiri dan kebetulan juga saya yang menjadi penyanyi,dimana dari kelas 1 SMP saya tidak berani menyanyikan satu lagu pun didepan banyak orang,kecuali didepan teman teman saya ( Laki laki ),mungkin karena terbawa situasi makanya saya memberanikan diri untuk mengeluarkan suara emas saya hehehehe,didepan banyak orang,meskipun mereka itu teman teman saya sampai saya dan mereka menginjakkan kaki dikelas XII-IA nanti.
Suara lantang dan emas kini keluar dengan lembut dari mulut saya dan tak lupa beberapa kali saya mencoba mengikuti gaya penyanyi aslinya yakni Giring "Nidji" dengan cara berjoget dan melompat.Ntah apa yang ada dalam benak saya saat itu,saya sendiri pun tidak tahu apa yang ada dalam benak pikiran saya,namun satu hal yang bisa lakukan saat itu adalah menerima hukuman dari game tersebut.
Menelanjangi diri masing masing bukan berarti kita bugil tanpa ada sehelai pakaian yang bisa menutupi diri kita,namun mengubur dalam dalam sifat Ego,malu,grogi,dll yang melekat pada diri kita masing masing.
"Alunan manis jemariku kan tetap menari seiring berputarnya Bumi pada porosnya,begitu juga dengan sifat ego,malu,grogi,dll akan terhapus dengan sendirinya"