Senin, 19 Desember 2011

Puisi Di Hari Guru

Guruku
Kau berikan ilmu kepada kami tanpa ada rasa pamrih
Kau selalu sabar menghadapi kami
Yang slalu ribut di kelas
Dan juga malas belajar

Guruku
Kau selalu memberikan yang terbaik untuk kami
Tapi apa ?
Apa balasan kami kepadamu
Hanya kenakalan dan kemalasanlah yang kami tunjukkan kepaamu


Guruku
Setiap hari kau  datang ke sekolah untuk mengajari kami
Tapi kenapa ?
Kenapa malah kami yang sering bolos ke sekolah

Dengarkanlah Guruku
Dihari yang indah ini kami ingin mengatakan
Bahwa kami sangat menyayangimu

Kami tak ingin kau jauh dari kami
Tetaplah berikan ilmu serta kasih sayangmu kepada kami
Dan bayang-bayang semangatmu terus menemani kami
Hingga kami tumbuh dewasa

Kami tau kau tidak akan bersama kami lagi
Saat kami telah naik ke jenjang lebih tinggi
Dan telah tumbuh dewasa

Tapi kami ingin kau selalu disini
Tepat di lubuk hati yang paling dalam
Dan terus menyelimuti kami dalam kenangan yang menghangatkan
Read More..

Jumat, 02 Desember 2011

Puisi Kecil di Hari Guru For Bu' Deliani




Dengan tubuh mungilmu
Kau ajarkan kami cara mereaksikan ilmu dan akhlak
Kau ionisasi sempurnakan Kami menjadi calon penghuni surga kelak

Dengan nada suara tinggi khasmu
Kau suntikkan Energi Proton ke diri kami yang kecil seperti atom
Yang Kemudian Kelak Kami akan menjadi bom
Bom yang mampu Mengeleminasi Elektron
Dan Hanya kau yang dapat menjadi Resistornya

Ketika sebuah Konflik terjadi di antara kami
Kaulah yang Menjadi Larutan penyangga sekumpulan Atom Kecil ini
Menebarkan pesona Chemistrymu yang tiada banding
Menyejukkan kepingan atom - atom hingga tersenyum kembali

Kau bagaikan gas mulia yang tiada duanya
Jasamu yang tiada tara hanya dapat kami balas dengan 1 lembar puisi dan Ucapan terimakasih
Thanks For All My Teacher !
Read More..

Sebuah Cerita Tentang Anak - Anak XI.IA

Kata-kata gak bakal mungkin lagi menggantikan kebersamaan ini.
Bareng anak XI-IA yang bikin kocak.ngangenin.bikin kesel. dan banyak lagi.



Kita bakal gak akan pernah lupa saat-saat  terindah bareng anak XI-IA
Saat dimarahin guru-guru..
Saat nyontek bareng teman...
Saat ketawa-ketiwi...
Saat saling ejek...
Saat saling gak mau ngalah...


Kisah-kisah ini bakal kita kenang seumur hidup kita.
Bakal kita simpan di hati kita sampai kita mati....
Kisah-kisah kocak sekaligus menyedihkan ini bakal terkenang slama kita hidup.



Kita bakalan balik lagi kemasa-masa dimana dulu kita pernah bercanda
Saling ejek.saling hina.
Walaupun kita nanti sudah tua dan tak semuda sekarang.
Tapi nanti kita bakal balik lagi ke masa-masa dimna kita dulu pernah menjadi siswa SMA.
Yang masih putih abu-abu.


Kita bakalan balik lagi walaupun sekedar jalan-jalan menyusuri lorong-lorong yg dulu pernah kita lalui sama-sama.
Walaupun hanya untuk sekedar melihat kelas yang pernah kita tempati sama-sama.yang kini sudah berdebu dan usang



Semua hal indah ini jangan pernah kita lupakan seumur hidup kita
dan camkan dalam diri kalian
''Saya ...., saya bangga ada disini,suatu kehormatan bagi saya karna telah menjadi teman kalian semuanya".
Read More..

Selimut Kekeluargaan XII.IA

Berlari mengejar impian. Dimeja ini lah kita mengukir prestasi. Dan di kelas ini lah kita mendapatkan kehangatan itu teman. Sampai kapankah kehangatan ini menyelimuti kita ??
Ku ingin terus bersama kalian, bersenang-senang di kelas kita dan bercanda tawa.
Saling ejek-ejekkan tertawa dan saling mengisi kekosongan, itu lah yang setiap harinya kita lakukan bersama-sama.
Dan ku ingin kita akan terus seperti ini sampai kapanpun. Dan kehangatan dari kita terus menyelimuti kita.

Tetapi semua itu tergantung kitaapakah kehangatan ini berlanjut atau akan menjadi kenangan
yang tak kan terlupakan selamanya...
Read More..

Perumpamaan Cinta di Mata XI.IA dan Gurunya

Ada yang bilang kalau masa SMA itu masa masa enaknya pacaran atau yang kita kenal selama ini sebagai sebutan masa masa mencari pasangan alias cari jodoh.Namun ada juga yang berbeda pendapat bahwa masa SMA itu merupakan masa masa mencari jati diri atau masa masa menentukan masa depan.
   Seperti dikelas XI-IA SMAMSA hampir seluruh muridnya sudah mempunyai pacar termasuk saya sendiri,namun ada juga yang belum mempunyai pacar,jadi tidak salah kalau masa SMA itu sama defenisinya dengan yang diatas.
   Baiklah disini saya akan mendefenisikan apa itu Cinta menurut teman teman dan guru saya disekolah,walaupun saya tidak pernah bertanya pada mereka (teman dan guru saya) tentang apa itu cinta tapi saya sendiri akan mencoba mendefenisikannya lewat gerak,bahasa seharai hari,dan cara mereka menyapa.Sebelum saya memulai goresan ini saya ingin mengucapkan "Bissmillahhirrohmanirrohim"
   
           Edfaliani : Miss Lia ( sapaan akrabnya ) mungkin cinta itu bagaikan materi pembelajaran yang apabila tidak bisa dikuasai oleh muridnya maka materi yang baru tidak akan dicoba alias tidak diajarkan.
          Susilawati : Cinta itu seperti tulisan yang terus menghiasi seluruh isi badan kertas dengan kata sayang dan memanjakan.
          Rifa'i : Cinta itu buta,karena menurut saya Rifa'i itu tidak memandang siapa yang akan dia pacari tanpa melihat sosok wanita tersebut.
          Khoirul : Gendut namun sekarang agak sedikit langsing,cinta itu bagaikan belanja kemol "tidak ada uang maka tidak ada cinta antara dia dan perempuan itu.
          Jundi : Cinta itu bagaikan teka-teki,mungkin ini benar mungkin itu salah.
          Faisal : Ibarat pejuang Tanah Air ini yang rela mengorbankan jiwa raganya hanya demi membela Tanah Air begitu juga dengan cintanya. 
          Habib : Menjaga gawang itu penting agar tidak kebobolan oeh lawan,begitu juga dengan cintanya,dia akan menjaga perasaan sang kekasih tanpa menghiraukan dirinya sendiri.
          Ari : Tidak ada bensin kereta pun tak jalan,cintaku pun seperti itu tidak ada uang tidak bisa jalan.
          Mara : Pelan saja untuk mendapatkan hati si dia,namun perlu juga sifat keras yang harus ditonjolkan untuk membuktikan kalau kita itu cinta.
          Fahrurrozy : Tepat akurat dan tajam seperti itulah sosok Fahrozy untuk mengatakan cintanya pada wanita pujaan hatinya.
          Abduh : Cuek namun mau,mungkin ini merupakan salah satu trik untuk mengatakan cinta pada Bidadari yang menghiasi hatinya.
          Aspandi : Sedikit bersantai dalam mencari cinta,namun sedikit melenceng karna tidak percaya diri.
          Harmi : Cukup cinta ku hanya pada dirinya dan tak berpaling dengan yang lainnya,walaupun wanita diluar sana banyak yang lebih cantik dari dia.
          Imam : Hahahahahahahaha.,.,silahkan keluarkan pendapat anda tentang cinta dari diriku.
          Selvi : Cintanya besar namun tidak ada toleransi dalam besar cintanya itu pada lelaki yang menghiasi hatinya.
          Intan : Cinta yang dia rasakan itu hanya sebagai pembalas dendam,tetapi dia tidak mau menghargai cinta yang datang pada dirinya.
          Fitri : Mungkin dalam pikiran sosok ini,cinta ku hanya pada Matematika,Kimia,Fisika.
          Ria : Antara cinta pelajaran dan cinta beneran,sesungguhnya dia lebih memilih pelajaran,karna dibalik sifat diamnya pasti ada cinta yang ada dalam aliran darahnya.
          Nurul Husna : Cinta dapat membuat kita berdua selamanya,bercengkrama dan menutupi kesedihan sang pujangga hati.
          Annisa : Kukeras pada diriku,aku juga keras pada cinta yang datang pada diriku.
          Ami : Biarkan cinta itu mengalir bagaikan aliran darah yang terus membuat kita hidup.
          Vitis : Cinta sejati bukan didapat dari pacar pertama,namun cinta sejati itu harus mengerti keadaan sang pujangga hati dalam keadaan apapun,dan itu merupakan pilihan untukku.
          Liza : Cinta ku datang aku menghampirinya, dia bersedih aku juga bersedih ,dia menyakitiku aku coba mendiaminya mungkin masih ada cinta antara aku dan dia.
          Amel : Cinta itu bagaikan permen karet,yang tidak bisa dirasakan selamanya.
          Nurul Haida : Cinta itu akan datang secara diam diam tanpa ada yang mengetatui,sama halnya dengan diriku yang hanya berdiam diri ( sesekali bicara ) didalam kelas.
          Dewi : Dikatakan dahulu baru cinta,aku tidak ingin kalau cinta harus disampaikan lewat sebuah percakapan,namun aku mau cinta itu disampaikan lewat pandangan mataku.
          Masniar : Cinta itu mengasyikkan apalagi setiap hari bertemu dengan pujangga hatiku,tentu bagaikan sungai yang terus mengalir apa adanya.
          Angga : Jangan memandang diriku,namun cobalah menatap mataku lebih dalam hingga kau temukan kata cinta yang sudah lama terhapus oeh tangisanku.
          Ruly : Aku tak mau mengatakan cinta pada dirinya sebelum dia melakukan apa yang akan kuperintahkan pada dirinya.
          Dini : Kutinggal ini aku sayang,kutinggal dia ku cinta.Namun dalam diriku inilah arti cinta sejati yang kucari selama ini.
          Sarah : Cinta itu seperti tanaman yang hanya 1 bulan dibanggakan oleh pemiliknya,begitu juga dengan cinta ku,hanya 1 bulan saja dia membanggakan diriku.
           Fajri : Tidak dicoba jangan pernah bercerita tentang cinta dihadapan kami yang sudah mengatakan cinta.
           Maulana : Jika aku ditinggalkan itu sakit yang amat dalam aku terima dalam hidup ku,andai aku disanjung itu lah obat dari semua penyakit yang datang menghampiri ku.

        Jangan ada yang sakit hati tentang goresan terbaru saya,karena saya hanya ingin menuliskan menurut kata hati saya,sebenarnya sudah lama goresan ini pengen saya buat namun momentnya belum tepat mungkin inilah momet yang saya tunggu bisa mengeluarkan kata hati saya menjadi sebuah tulisan yang bisa anda baca dan hayati secara seksama.
       Dan satu lagi,saya ingin menempelkan goresan saya ini ke Mading XI-IA,agar teman kita yang tidak mempunya i akun Facebook bisa membacanya dan tertawa bersama kita yang sudah membacanya.

        "Jangan mau menceritakan hal pribadi pada seorang pun walaupun dia itu sahabat,namun coba lah menceritakannya atau mengadu pada "ball point" pasti terasa nyaman"
       "Do not want to tell personal things in one even though he was friendly, but try to tell or complain to the "ball point" would feel comfortable"
Read More..

" Menelanjangi " Diri Masing-masing

Hari ini merupakan hari yang sangat menantang buat diri saya pribadi,tak tahu juga buat teman teman yang lainnya apakah hari ini merupakan hari yang menantang buat mereka,itu hanya mereka yang tahu.hehehehe.Kenapa saya mengatakan bahwa hari ini merupakan hari yang menantang buat diri saya pribadi,karena hari ini saya akan menyanyikan sebuah lagu didepan para audiens ( agak eksis sedikit ),yang notabenenya tidak hobby saya,tetapi saya harus melakukan hal tersebut.
  
Pagi nan indah dan sejuk masih bisa kurasakan dengan senang hati,tak lupa secangkir teh hangat tergenggam kuat digumpalan tangan kananku,untuk mengusir dingin dipagi hari ini,meskipun hal tersebut sangat indah,namun belum mampu mengusir rasa kekhwatiran saya tentang hari ini,yakni membawakan sebuah lagu.
  
Waktu yang ditunggu pun kini hadir tepat dipandangan kami semua,khususnya buat kaum Adam yang hendak performance.Jantung berdetak tak karuan,wajah yang tadi pagi segar kini berubah jadi lesu tanpa semangat sedikitpun.Penampilan pertama dibuka dengan sangat lihai oleh penampilan "Sang Maestro" Haidar Habib,yang membawakan lagu Element "Rahasia Hati".Melihat aksi panggung yang ditunjukkan oleh Haidar Habib,membuat saya sedikit tenang dan terasa fresh.Ketawa dan suara suara yang tidak jelas begitu keras mampir ditelinga ku,dan tepukan tangan yang sangat meriah dari audiens buat teman saya yakni Haidar Habib.
   
Setelah melihat penampilan yang sangat brilian yang ditunjukkan oleh Haidar Habib,ternyata belum juga memperbaiki detak jantung saya yang dari tadi berdetak tak karuan.Seorang teman saya yang mengatakan pada saya "gila gilaan kita hari ini" mendengar perkataan seperti ini membuat saya sedikit geli dan menurut saya perkataan itu hanya lah motivasi ala kadarnya.hahahahaha
    "Cobalah tuk mengulangnya terus menerus,tanpa ada rasa malu sedikitpun yang terbayang dalam dirimu" kata kata ini hadir disaat rasa takut,cemas,grogi,malu,dll yang kian meningkat,sehingga membuat saya meniatkan saya tidak akan bernyanyi tuk hari ini."Jangan pernah takut tuk mencobanya,bila anda mundur maka anda tidak lain dan tidak bukan anda seorang "PENGECUT",ya tidak lain dan tidak bukan anda adalah seorang "PENGECUT" .Kata kata ini saya jadikan motivasi dalam diri saya sampai saat ini,karena yang mengatakan ini adalah Idola sendiri yakni Bambang Pamungkas,jadi bila saya mundur dalam pertempuran hari ini maka saya adalah kategori orang yang "PENGECUT" dan dianggap "PENGECUT" selamanya,ya "PENGECUT" untuk selamanya.
  
Kini rasa takut,cemas,grogi,malu,dll harus saya tanam dalam dalam,karena saya tidak ingin dikatakan sebagi orang yang "PENGECUT".Mungkin karena ini kerjasama tim,saya harus tampil Pede,meskipun sedikit ragu dengan tindakan yang saya perbuat.Dan satu lagi saya tidak mau mengecewakan teman teman yang sudah kerja keras untuk latihan yang digelar hari Sabtu kemarin.
 
Namun keadaan berubah berbalik 180 derajat,dimana saat itu bel berbunyi yang bertanda seluruh siswa harus menikmati santapan bontot mereka ( bagi yang membawanya ) dan berjajan dikantin.Semua siswa yang berada diatas atau lebih tepatnya dikelas XI-IA tidak mau ketinggalan untuk menikmati waktu istirahat,begitu juga dengan gurunya yang juga mau menikmati suasana istirahat tersebut.15 menit pun kini berlalu dengan sendirinya,kini seluruh siswa yang berada dilapangan ataupun dikantin,harus memasuki ruangan kelas,begitu juga dengan siswa kelas XI-IA yang sudah menantikan penampilan cowok cowok keren,hahahaha.
  
Seperti yang saya katakan diatas keadaan berubah menjadi 180 derajat,dimana Sang Guru tidak hadir kedalam kedalam kelas,dan hanya menyampaikan pesan singkat melalui salah seorang teman saya
yang berisi "minggu depan saja kalian tampil,dimulai dari awal".Setelah pesan itu mendarat ditelinga saya dan teman teman membuat sedikit sakit hati terhadap perilaku sang guru kepada siswanya.Permasalahan tidak berhenti disitu saja,sebagian diantara kami sempat sedikit menjatuhkan harga diri seorang guru,namun ada yang terlihat enjoy salah satunya saya,hehehehe.
 
Aksi membawakan sebuah lagu pun tidak berhenti disitu saja,salah satu guru yang menurut saya pribadi adalah gokil,mau berbagi,dan mengenal betul kriteria muridnya,ini pendapat saya tentang guru ini bila salah anda bisa mengkoreksi pendapat saya,namanya jugakan pendapat pasti ada yang benar dan juga yang salah.Ntah apa kaitannya menyanyi dengan pejalaran Bahasa Indonesia,sehingga salah satu teman saya Jundi berani membawakan sederet lagu yang amat populer dikalangan kami,dan tak lupa dengan aksi panggung yang dia suguhkan hanya pada kami.Memang pada saat Jundi membawakan lagu kedepan saya tidak begitu ketawa sama seperti teman teman saya yang ketawanya berlebihan menurut saya pribadi.
  
Disaat menyaksikan aksi panggung dari seorang Jundi saya melihat rasa percaya diri yang ada pada Jundi sangat luar biasa,dimana dia mampu menelanjangi dirinya,tanpa ada rasa malu dan grogi sedikit pun yang terlihat dari wajahnya.Dia juga mampu mengajak teman teman yang lain ikut menelanjangi diri mereka dengan cara bernyanyi,menari,dan berteriak.Setelah disajikan suguhan yang sungguh luar biasa,kini waktunya belajar Bahasa Indonesia,namun keadaan juga berubah 180 derajat dimana guru itu mengajak kami untuk memutar kalimat menjadi kata kata yang terdapat dalam KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia ) sebanyak banyaknya.dengan hukuman siapa yang kalah akan membawakan lagu kedepan dengan cara berkelompok.
   Korban yang pertama itu jatuh pada kelompok "Culun" dimana personelnya ada Khoirul,Habib,Dini,Rully,Maulana,dan Sarah.harus membawakan satu lagu kedepan dan diiringi joget khas mereka masing masing.Tak beda dengan penampilan Jundi,kelompok ini juga berani menelanjangi diri mereka termasuk saya sendiri yang ikut bernyanyi saat itu.Pertarungan kini pun dimulai,korban kedua kini memilih kelompok "Imam" atau kelompok saya sendiri hanya berhasil mengumpulkan 2 kata dalam game tersebut,dan kami harus menerima hukuman yang sudah ditentukan bersama sama yakni bernyanyi dan diiringi jogetnya.Memang sedikit aneh disaat itu,kenapa,karena saya berani membawakan satu lagu didepan para peserta game,denga cara saya sendiri dan kebetulan juga saya yang menjadi penyanyi,dimana dari kelas 1 SMP saya tidak berani menyanyikan satu lagu pun didepan banyak orang,kecuali didepan teman teman saya ( Laki laki ),mungkin karena terbawa situasi makanya saya memberanikan diri untuk mengeluarkan suara emas saya hehehehe,didepan banyak orang,meskipun mereka itu teman teman saya sampai saya dan mereka menginjakkan kaki dikelas XII-IA nanti.
  
Suara lantang dan emas kini keluar dengan lembut dari mulut saya dan tak lupa beberapa kali saya mencoba mengikuti gaya penyanyi aslinya yakni Giring "Nidji" dengan cara berjoget dan melompat.Ntah apa yang ada dalam benak saya saat itu,saya sendiri pun tidak tahu apa yang ada dalam benak pikiran saya,namun satu hal yang bisa lakukan saat itu adalah menerima hukuman dari game tersebut.

Menelanjangi diri masing masing bukan berarti kita bugil tanpa ada sehelai pakaian yang bisa menutupi diri kita,namun mengubur dalam dalam sifat Ego,malu,grogi,dll yang melekat pada diri kita masing masing.

        "Alunan manis jemariku kan tetap menari seiring berputarnya Bumi pada porosnya,begitu juga dengan sifat ego,malu,grogi,dll akan terhapus dengan sendirinya"
Read More..

Kami adalah Kami

Imam, Habib, Harmi, Jundi, Faisal, Asfandi, Maulana, Rifa’i, dan juga Khoirul.
        Sebelumnya nama nama diatas adalah sebagian teman saya satu kelas dikelas XII-IA,namun masih banyak lagi nama nama atau teman teman yang belum saya tuliskan dalam catatan ini,jadi nanti saya ceritakan dibawah mengapa saya tidak menuliskan sebagian lagi nama teman teman saya satu kelas.
        Tiada yang special dari nama nama diatas,namun setiap nama  diantara kami diatas pasti memiliki arti yang tersirat dalam benak pikiran orang tua kami,sebelum Ayah dan Ibu kami memberikan nama nama itu kepada kami,begitu juga dengan kalian yang memiliki arti nama yang sangat berharga dimata kedua orang tua kalian,jadi sesuaikan nama kalian dengan tingkah laku kalian sehari hari,dan satu lagi,jangan terbebani oleh orang tua yang telah memberikan nama dan juga arti yang harus kalian sesuaikan dengan tingkah laku kalian sehari hari.
        Satu pertanyaan yang muncul dari pembuatan catatan ini yakni..
        “nama nama yang lain mana ??”
        Itu lah perntayaan yang akan muncul dari catatan saya kali ini,sesuai dengan janji saya diatas,saya akan menceritakan kenapa nama yang lain tidak saya ikutkan dalam catatan ini,oke kawan sekarang saya akan menceritakan kenapa,ada apa,dan bagaimana selanjutnya untuk nama nama yang tidak ikut saya tuliskan,dan dapat ikut tertuliskan namanya dalam catatan saya yang akan datang.
        Sebelum menceritakan kenapa,ada apa dan bagaimana,,alangkah baiknya saya mengucapkan “Bismillahirrohmanirrohim” dan satu lagi jika kalian ingin membaca tulisan ini,tidak salah bila kalian menyediakan secangkir teh manis hangat untuk menemani kalian membaca tulisan yang tidak sebarapa ini.
        Disekolah manapun,baik sekolah yang bermaterikan pendidikan Islam ataupun Umum,pasti memiliki yang namanya “GENG” agar bahasanya mudah dicerna kita sebut saja sebagai perkumpulan,yang pastinya hal seperti itu akan terjadi,maka sangat MUSTAHIL bila ada sekolah yang tidak menemukan gerombolan gerombalan siswa yang satu dengan yang lainnya,namun menurut saya hal yang seperti ini sangat wajar,karena saya sendiri juga merasakan yang namanya perkumpulan perkumpulan antara kelas lain atau juga dengan siswa yang lain.
        Tidak usah jauh kita mengambil contoh diatas,sekolah tempat saya menimba ilmu,sudah ada yang namanya “GENG” tidak usah saya sebutkan nama nama mereka,karena saya sangat menghargai kalian,jadi bila saya menuliskan nama nama kalian itu tandanya saya mengurangi rasa hormat saya terhadap kalian yang memiliki perkumpulan perkumpulan,yang seharusnya tidak dituliskan atau dijabarkan.
        Tanpa saya menulis nama nama tersebut,pasti mereka mereka yang dididik dan mendidik akan melihat perkumpulan perkumpulan yang terjadi disekolah saya dengan mereka mereka yang memiliki dua bola mata yang cantik nan indah yang telah dititipkan oleh ALLAH SWT.
        Misalkan saja dikelas saya sendiri,itu masih saja ada hal yang seperti itu,maka sangat wajar bila saya mengatakan hal ini sebagai “jiwa kami muda,kami ingin bebas,jadi kami berhak berteman dengan siapa saja.” Artinya kesombongan,egois,dan juga rasa malu itu masih ada dalam diri kami masing masing,sehingga dalam hal berteman pun harus disaring ketat dengan akal pikiran mereka, termasuk saya pribadi.
        Sangat wajar bila ada perkumpulan yang terjadi dalam satu sekolah,seperti yang sudah saya katakan diatas “jiwa kami muda,kami ingin bebas,jadi kami berhak berteman dengan siapa saja.”
        Memang seperti itulah kenyataan yang harus kita hadapi sehari hari,melihat perkumpulan yang harus terjadi dan memang harus terjadi,so.. jangan pernah mengatakan kepada kami “kalian itu satu sekolah,sama pendidik antara lain dengan yang lainnya”.
       Jangan pernah terdengar serius ditelinga kami kata kata yang diatas,maaf bila dari perkataan saya diatas tanpa kita sadari bahwa kami tidak mengikuti peraturan yang telah ada,dan juga tidak menghargai sosok guru dalam catatan ini,namun kenyataan pahit ini yang harus kita hadapi.
        So..nama nama yang tidak ada didalam catatan ini saya minta maaf,karena menurut pendapat saya pribadi kalian itu kurang dekat dengan saya dengan yang lainnya,terus sifat Ego it terus kalian tonjolkan pada  kami,ingat kawan “lambat laun,sifat Ego pasti akan hilang” so..mulailah berpikir tuk lebih dekat dan mulai lah mengkoreksi diri sendiri.
#keep Spirit
Read More..
 

Tinggalkan Pesan ?
Klik di