Jumat, 02 Desember 2011

Kami adalah Kami

Imam, Habib, Harmi, Jundi, Faisal, Asfandi, Maulana, Rifa’i, dan juga Khoirul.
        Sebelumnya nama nama diatas adalah sebagian teman saya satu kelas dikelas XII-IA,namun masih banyak lagi nama nama atau teman teman yang belum saya tuliskan dalam catatan ini,jadi nanti saya ceritakan dibawah mengapa saya tidak menuliskan sebagian lagi nama teman teman saya satu kelas.
        Tiada yang special dari nama nama diatas,namun setiap nama  diantara kami diatas pasti memiliki arti yang tersirat dalam benak pikiran orang tua kami,sebelum Ayah dan Ibu kami memberikan nama nama itu kepada kami,begitu juga dengan kalian yang memiliki arti nama yang sangat berharga dimata kedua orang tua kalian,jadi sesuaikan nama kalian dengan tingkah laku kalian sehari hari,dan satu lagi,jangan terbebani oleh orang tua yang telah memberikan nama dan juga arti yang harus kalian sesuaikan dengan tingkah laku kalian sehari hari.
        Satu pertanyaan yang muncul dari pembuatan catatan ini yakni..
        “nama nama yang lain mana ??”
        Itu lah perntayaan yang akan muncul dari catatan saya kali ini,sesuai dengan janji saya diatas,saya akan menceritakan kenapa nama yang lain tidak saya ikutkan dalam catatan ini,oke kawan sekarang saya akan menceritakan kenapa,ada apa,dan bagaimana selanjutnya untuk nama nama yang tidak ikut saya tuliskan,dan dapat ikut tertuliskan namanya dalam catatan saya yang akan datang.
        Sebelum menceritakan kenapa,ada apa dan bagaimana,,alangkah baiknya saya mengucapkan “Bismillahirrohmanirrohim” dan satu lagi jika kalian ingin membaca tulisan ini,tidak salah bila kalian menyediakan secangkir teh manis hangat untuk menemani kalian membaca tulisan yang tidak sebarapa ini.
        Disekolah manapun,baik sekolah yang bermaterikan pendidikan Islam ataupun Umum,pasti memiliki yang namanya “GENG” agar bahasanya mudah dicerna kita sebut saja sebagai perkumpulan,yang pastinya hal seperti itu akan terjadi,maka sangat MUSTAHIL bila ada sekolah yang tidak menemukan gerombolan gerombalan siswa yang satu dengan yang lainnya,namun menurut saya hal yang seperti ini sangat wajar,karena saya sendiri juga merasakan yang namanya perkumpulan perkumpulan antara kelas lain atau juga dengan siswa yang lain.
        Tidak usah jauh kita mengambil contoh diatas,sekolah tempat saya menimba ilmu,sudah ada yang namanya “GENG” tidak usah saya sebutkan nama nama mereka,karena saya sangat menghargai kalian,jadi bila saya menuliskan nama nama kalian itu tandanya saya mengurangi rasa hormat saya terhadap kalian yang memiliki perkumpulan perkumpulan,yang seharusnya tidak dituliskan atau dijabarkan.
        Tanpa saya menulis nama nama tersebut,pasti mereka mereka yang dididik dan mendidik akan melihat perkumpulan perkumpulan yang terjadi disekolah saya dengan mereka mereka yang memiliki dua bola mata yang cantik nan indah yang telah dititipkan oleh ALLAH SWT.
        Misalkan saja dikelas saya sendiri,itu masih saja ada hal yang seperti itu,maka sangat wajar bila saya mengatakan hal ini sebagai “jiwa kami muda,kami ingin bebas,jadi kami berhak berteman dengan siapa saja.” Artinya kesombongan,egois,dan juga rasa malu itu masih ada dalam diri kami masing masing,sehingga dalam hal berteman pun harus disaring ketat dengan akal pikiran mereka, termasuk saya pribadi.
        Sangat wajar bila ada perkumpulan yang terjadi dalam satu sekolah,seperti yang sudah saya katakan diatas “jiwa kami muda,kami ingin bebas,jadi kami berhak berteman dengan siapa saja.”
        Memang seperti itulah kenyataan yang harus kita hadapi sehari hari,melihat perkumpulan yang harus terjadi dan memang harus terjadi,so.. jangan pernah mengatakan kepada kami “kalian itu satu sekolah,sama pendidik antara lain dengan yang lainnya”.
       Jangan pernah terdengar serius ditelinga kami kata kata yang diatas,maaf bila dari perkataan saya diatas tanpa kita sadari bahwa kami tidak mengikuti peraturan yang telah ada,dan juga tidak menghargai sosok guru dalam catatan ini,namun kenyataan pahit ini yang harus kita hadapi.
        So..nama nama yang tidak ada didalam catatan ini saya minta maaf,karena menurut pendapat saya pribadi kalian itu kurang dekat dengan saya dengan yang lainnya,terus sifat Ego it terus kalian tonjolkan pada  kami,ingat kawan “lambat laun,sifat Ego pasti akan hilang” so..mulailah berpikir tuk lebih dekat dan mulai lah mengkoreksi diri sendiri.
#keep Spirit

| Free Bussines? |


0 komentar:

Posting Komentar

 

Tinggalkan Pesan ?
Klik di