Ada yang bilang kalau masa SMA itu masa masa enaknya pacaran atau yang kita kenal selama ini sebagai sebutan masa masa mencari pasangan alias cari jodoh.Namun ada juga yang berbeda pendapat bahwa masa SMA itu merupakan masa masa mencari jati diri atau masa masa menentukan masa depan.
Seperti dikelas XI-IA SMAMSA hampir seluruh muridnya sudah mempunyai pacar termasuk saya sendiri,namun ada juga yang belum mempunyai pacar,jadi tidak salah kalau masa SMA itu sama defenisinya dengan yang diatas.
Baiklah disini saya akan mendefenisikan apa itu Cinta menurut teman teman dan guru saya disekolah,walaupun saya tidak pernah bertanya pada mereka (teman dan guru saya) tentang apa itu cinta tapi saya sendiri akan mencoba mendefenisikannya lewat gerak,bahasa seharai hari,dan cara mereka menyapa.Sebelum saya memulai goresan ini saya ingin mengucapkan "Bissmillahhirrohmanirrohim"
Edfaliani : Miss Lia ( sapaan akrabnya ) mungkin cinta itu bagaikan materi pembelajaran yang apabila tidak bisa dikuasai oleh muridnya maka materi yang baru tidak akan dicoba alias tidak diajarkan.
Susilawati : Cinta itu seperti tulisan yang terus menghiasi seluruh isi badan kertas dengan kata sayang dan memanjakan.
Rifa'i : Cinta itu buta,karena menurut saya Rifa'i itu tidak memandang siapa yang akan dia pacari tanpa melihat sosok wanita tersebut.
Khoirul : Gendut namun sekarang agak sedikit langsing,cinta itu bagaikan belanja kemol "tidak ada uang maka tidak ada cinta antara dia dan perempuan itu.
Jundi : Cinta itu bagaikan teka-teki,mungkin ini benar mungkin itu salah.
Faisal : Ibarat pejuang Tanah Air ini yang rela mengorbankan jiwa raganya hanya demi membela Tanah Air begitu juga dengan cintanya.
Habib : Menjaga gawang itu penting agar tidak kebobolan oeh lawan,begitu juga dengan cintanya,dia akan menjaga perasaan sang kekasih tanpa menghiraukan dirinya sendiri.
Ari : Tidak ada bensin kereta pun tak jalan,cintaku pun seperti itu tidak ada uang tidak bisa jalan.
Mara : Pelan saja untuk mendapatkan hati si dia,namun perlu juga sifat keras yang harus ditonjolkan untuk membuktikan kalau kita itu cinta.
Fahrurrozy : Tepat akurat dan tajam seperti itulah sosok Fahrozy untuk mengatakan cintanya pada wanita pujaan hatinya.
Abduh : Cuek namun mau,mungkin ini merupakan salah satu trik untuk mengatakan cinta pada Bidadari yang menghiasi hatinya.
Aspandi : Sedikit bersantai dalam mencari cinta,namun sedikit melenceng karna tidak percaya diri.
Harmi : Cukup cinta ku hanya pada dirinya dan tak berpaling dengan yang lainnya,walaupun wanita diluar sana banyak yang lebih cantik dari dia.
Imam : Hahahahahahahaha.,.,silahkan keluarkan pendapat anda tentang cinta dari diriku.
Selvi : Cintanya besar namun tidak ada toleransi dalam besar cintanya itu pada lelaki yang menghiasi hatinya.
Intan : Cinta yang dia rasakan itu hanya sebagai pembalas dendam,tetapi dia tidak mau menghargai cinta yang datang pada dirinya.
Fitri : Mungkin dalam pikiran sosok ini,cinta ku hanya pada Matematika,Kimia,Fisika.
Ria : Antara cinta pelajaran dan cinta beneran,sesungguhnya dia lebih memilih pelajaran,karna dibalik sifat diamnya pasti ada cinta yang ada dalam aliran darahnya.
Nurul Husna : Cinta dapat membuat kita berdua selamanya,bercengkrama dan menutupi kesedihan sang pujangga hati.
Annisa : Kukeras pada diriku,aku juga keras pada cinta yang datang pada diriku.
Ami : Biarkan cinta itu mengalir bagaikan aliran darah yang terus membuat kita hidup.
Vitis : Cinta sejati bukan didapat dari pacar pertama,namun cinta sejati itu harus mengerti keadaan sang pujangga hati dalam keadaan apapun,dan itu merupakan pilihan untukku.
Liza : Cinta ku datang aku menghampirinya, dia bersedih aku juga bersedih ,dia menyakitiku aku coba mendiaminya mungkin masih ada cinta antara aku dan dia.
Amel : Cinta itu bagaikan permen karet,yang tidak bisa dirasakan selamanya.
Nurul Haida : Cinta itu akan datang secara diam diam tanpa ada yang mengetatui,sama halnya dengan diriku yang hanya berdiam diri ( sesekali bicara ) didalam kelas.
Dewi : Dikatakan dahulu baru cinta,aku tidak ingin kalau cinta harus disampaikan lewat sebuah percakapan,namun aku mau cinta itu disampaikan lewat pandangan mataku.
Masniar : Cinta itu mengasyikkan apalagi setiap hari bertemu dengan pujangga hatiku,tentu bagaikan sungai yang terus mengalir apa adanya.
Angga : Jangan memandang diriku,namun cobalah menatap mataku lebih dalam hingga kau temukan kata cinta yang sudah lama terhapus oeh tangisanku.
Ruly : Aku tak mau mengatakan cinta pada dirinya sebelum dia melakukan apa yang akan kuperintahkan pada dirinya.
Dini : Kutinggal ini aku sayang,kutinggal dia ku cinta.Namun dalam diriku inilah arti cinta sejati yang kucari selama ini.
Sarah : Cinta itu seperti tanaman yang hanya 1 bulan dibanggakan oleh pemiliknya,begitu juga dengan cinta ku,hanya 1 bulan saja dia membanggakan diriku.
Fajri : Tidak dicoba jangan pernah bercerita tentang cinta dihadapan kami yang sudah mengatakan cinta.
Maulana : Jika aku ditinggalkan itu sakit yang amat dalam aku terima dalam hidup ku,andai aku disanjung itu lah obat dari semua penyakit yang datang menghampiri ku.
Jangan ada yang sakit hati tentang goresan terbaru saya,karena saya hanya ingin menuliskan menurut kata hati saya,sebenarnya sudah lama goresan ini pengen saya buat namun momentnya belum tepat mungkin inilah momet yang saya tunggu bisa mengeluarkan kata hati saya menjadi sebuah tulisan yang bisa anda baca dan hayati secara seksama.
Dan satu lagi,saya ingin menempelkan goresan saya ini ke Mading XI-IA,agar teman kita yang tidak mempunya i akun Facebook bisa membacanya dan tertawa bersama kita yang sudah membacanya.
"Jangan mau menceritakan hal pribadi pada seorang pun walaupun dia itu sahabat,namun coba lah menceritakannya atau mengadu pada "ball point" pasti terasa nyaman"
"Do not want to tell personal things in one even though he was friendly, but try to tell or complain to the "ball point" would feel comfortable"
Seperti dikelas XI-IA SMAMSA hampir seluruh muridnya sudah mempunyai pacar termasuk saya sendiri,namun ada juga yang belum mempunyai pacar,jadi tidak salah kalau masa SMA itu sama defenisinya dengan yang diatas.
Baiklah disini saya akan mendefenisikan apa itu Cinta menurut teman teman dan guru saya disekolah,walaupun saya tidak pernah bertanya pada mereka (teman dan guru saya) tentang apa itu cinta tapi saya sendiri akan mencoba mendefenisikannya lewat gerak,bahasa seharai hari,dan cara mereka menyapa.Sebelum saya memulai goresan ini saya ingin mengucapkan "Bissmillahhirrohmanirrohim"
Edfaliani : Miss Lia ( sapaan akrabnya ) mungkin cinta itu bagaikan materi pembelajaran yang apabila tidak bisa dikuasai oleh muridnya maka materi yang baru tidak akan dicoba alias tidak diajarkan.
Susilawati : Cinta itu seperti tulisan yang terus menghiasi seluruh isi badan kertas dengan kata sayang dan memanjakan.
Rifa'i : Cinta itu buta,karena menurut saya Rifa'i itu tidak memandang siapa yang akan dia pacari tanpa melihat sosok wanita tersebut.
Khoirul : Gendut namun sekarang agak sedikit langsing,cinta itu bagaikan belanja kemol "tidak ada uang maka tidak ada cinta antara dia dan perempuan itu.
Jundi : Cinta itu bagaikan teka-teki,mungkin ini benar mungkin itu salah.
Faisal : Ibarat pejuang Tanah Air ini yang rela mengorbankan jiwa raganya hanya demi membela Tanah Air begitu juga dengan cintanya.
Habib : Menjaga gawang itu penting agar tidak kebobolan oeh lawan,begitu juga dengan cintanya,dia akan menjaga perasaan sang kekasih tanpa menghiraukan dirinya sendiri.
Ari : Tidak ada bensin kereta pun tak jalan,cintaku pun seperti itu tidak ada uang tidak bisa jalan.
Mara : Pelan saja untuk mendapatkan hati si dia,namun perlu juga sifat keras yang harus ditonjolkan untuk membuktikan kalau kita itu cinta.
Fahrurrozy : Tepat akurat dan tajam seperti itulah sosok Fahrozy untuk mengatakan cintanya pada wanita pujaan hatinya.
Abduh : Cuek namun mau,mungkin ini merupakan salah satu trik untuk mengatakan cinta pada Bidadari yang menghiasi hatinya.
Aspandi : Sedikit bersantai dalam mencari cinta,namun sedikit melenceng karna tidak percaya diri.
Harmi : Cukup cinta ku hanya pada dirinya dan tak berpaling dengan yang lainnya,walaupun wanita diluar sana banyak yang lebih cantik dari dia.
Imam : Hahahahahahahaha.,.,silahkan keluarkan pendapat anda tentang cinta dari diriku.
Selvi : Cintanya besar namun tidak ada toleransi dalam besar cintanya itu pada lelaki yang menghiasi hatinya.
Intan : Cinta yang dia rasakan itu hanya sebagai pembalas dendam,tetapi dia tidak mau menghargai cinta yang datang pada dirinya.
Fitri : Mungkin dalam pikiran sosok ini,cinta ku hanya pada Matematika,Kimia,Fisika.
Ria : Antara cinta pelajaran dan cinta beneran,sesungguhnya dia lebih memilih pelajaran,karna dibalik sifat diamnya pasti ada cinta yang ada dalam aliran darahnya.
Nurul Husna : Cinta dapat membuat kita berdua selamanya,bercengkrama dan menutupi kesedihan sang pujangga hati.
Annisa : Kukeras pada diriku,aku juga keras pada cinta yang datang pada diriku.
Ami : Biarkan cinta itu mengalir bagaikan aliran darah yang terus membuat kita hidup.
Vitis : Cinta sejati bukan didapat dari pacar pertama,namun cinta sejati itu harus mengerti keadaan sang pujangga hati dalam keadaan apapun,dan itu merupakan pilihan untukku.
Liza : Cinta ku datang aku menghampirinya, dia bersedih aku juga bersedih ,dia menyakitiku aku coba mendiaminya mungkin masih ada cinta antara aku dan dia.
Amel : Cinta itu bagaikan permen karet,yang tidak bisa dirasakan selamanya.
Nurul Haida : Cinta itu akan datang secara diam diam tanpa ada yang mengetatui,sama halnya dengan diriku yang hanya berdiam diri ( sesekali bicara ) didalam kelas.
Dewi : Dikatakan dahulu baru cinta,aku tidak ingin kalau cinta harus disampaikan lewat sebuah percakapan,namun aku mau cinta itu disampaikan lewat pandangan mataku.
Masniar : Cinta itu mengasyikkan apalagi setiap hari bertemu dengan pujangga hatiku,tentu bagaikan sungai yang terus mengalir apa adanya.
Angga : Jangan memandang diriku,namun cobalah menatap mataku lebih dalam hingga kau temukan kata cinta yang sudah lama terhapus oeh tangisanku.
Ruly : Aku tak mau mengatakan cinta pada dirinya sebelum dia melakukan apa yang akan kuperintahkan pada dirinya.
Dini : Kutinggal ini aku sayang,kutinggal dia ku cinta.Namun dalam diriku inilah arti cinta sejati yang kucari selama ini.
Sarah : Cinta itu seperti tanaman yang hanya 1 bulan dibanggakan oleh pemiliknya,begitu juga dengan cinta ku,hanya 1 bulan saja dia membanggakan diriku.
Fajri : Tidak dicoba jangan pernah bercerita tentang cinta dihadapan kami yang sudah mengatakan cinta.
Maulana : Jika aku ditinggalkan itu sakit yang amat dalam aku terima dalam hidup ku,andai aku disanjung itu lah obat dari semua penyakit yang datang menghampiri ku.
Jangan ada yang sakit hati tentang goresan terbaru saya,karena saya hanya ingin menuliskan menurut kata hati saya,sebenarnya sudah lama goresan ini pengen saya buat namun momentnya belum tepat mungkin inilah momet yang saya tunggu bisa mengeluarkan kata hati saya menjadi sebuah tulisan yang bisa anda baca dan hayati secara seksama.
Dan satu lagi,saya ingin menempelkan goresan saya ini ke Mading XI-IA,agar teman kita yang tidak mempunya i akun Facebook bisa membacanya dan tertawa bersama kita yang sudah membacanya.
"Jangan mau menceritakan hal pribadi pada seorang pun walaupun dia itu sahabat,namun coba lah menceritakannya atau mengadu pada "ball point" pasti terasa nyaman"
"Do not want to tell personal things in one even though he was friendly, but try to tell or complain to the "ball point" would feel comfortable"



0 komentar:
Posting Komentar